Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 hadir di SMP IT Nurul Huda Keerom sebagai angin segar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Keerom, Papua. Melalui bantuan pemerintah sebesar Rp2.699.000.000 dari APBN 2025, sekolah ini mendapat kesempatan memperbaiki dan melengkapi sarana prasarana agar proses belajar mengajar berlangsung lebih nyaman, aman, dan berkualitas.

Revitalisasi satuan pendidikan sendiri merupakan program nasional yang bertujuan memastikan sekolah-sekolah di Indonesia memenuhi standar minimal sarana prasarana, sehingga akses dan mutu layanan pendidikan meningkat dari jenjang dasar hingga menengah. Sejak 2025, pelaksanaan program ini dilakukan dengan mekanisme swakelola oleh sekolah bersama masyarakat, sehingga bukan hanya ruang kelas yang dibenahi, tetapi juga tumbuh budaya transparansi dan partisipasi publik dalam mengelola pendidikan.​
Di SMP IT Nurul Huda Keerom, pekerjaan revitalisasi dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) selama 90 hari kalender, dengan ruang lingkup utama pada perbaikan bangunan, penataan lingkungan, dan penguatan fasilitas penunjang pembelajaran. Perubahan fisik yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar yang lebih aktif, menghadirkan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, serta menumbuhkan kebanggaan peserta didik terhadap sekolahnya.​
Bagi masyarakat Keerom, kehadiran fasilitas pendidikan yang lebih layak sangat penting karena masih banyak warga yang belum menikmati pendidikan menengah maupun tinggi secara merata. Dengan sekolah yang semakin nyaman dan representatif, orang tua memiliki keyakinan lebih besar untuk menyekolahkan anak di daerah sendiri, sementara kegiatan konstruksi yang menyerap tenaga kerja lokal ikut menggerakkan ekonomi sekitar sekolah.​